Cerita di Balik Cuti Panjang Saya

Ketika saya masih bekerja di dunia korporasi, saya sudah sadar bahwa setiap tiga tahun saya pasti merasa restless. Jadi biasanya saya berusaha mengerjakan sesuatu yang baru seperti mengambil lebih banyak tanggung jawab, mengerjakan proyek baru, atau seperti yang saya lakukan di tahun 2007 yaitu mengambil program S2. Tadinya saya pikir pola ini hanya terjadi karena saya bekerja di dunia korporasi yang semuanya serba terstruktur dan jatah cuti hanya sedikit … ternyata tidak.

Ketika saya berhenti bekerja di korporasi dan mengajar yoga di tahun 2013, ternyata pola ini tetap terjadi. Akhirnya yang saya lakukan adalah saya berusaha mengambil suatu training yang cocok dengan kebutuhan saya atau mengambil cuti panjang. Jadi di tahun 2016 saya mengambil yoga teacher training lagi bersama Cat Kabira di Ubud selama 5 minggu, dan di tahun 2019 saya mengambil training singkat sekitar 2 minggu bersama Bex di Ubud juga. Di tengah-tengah itu saya juga mengambil cuti panjang sekitar sebulan penuh. Yang tidak saya perhitungkan adalah arrangement ini hanya bisa dilakukan dalam situasi normal, dimana kita tidak berada dalam situasi pandemi.


Ketika tahun 2020 dunia dilanda serangan virus Covid-19, beberapa rencana saya di tahun 2020 gagal karena kita semua tidak bisa keluar rumah. Sayapun mau tau mau jadi ikut mengajar yoga secara online; walaupun di awal saya tantangan yang saya hadapi. Jika mau jujur, rencana saya di tahun 2020 justru memperbanyak workshop yang membedah yoga & essential oil, jadi dibutuhkan pertemuan tatap muka. Saya juga tadinya mau membuka praktek terapi pijat dengan essential oil khusus untuk wanita. Akhirnya semua rencana itu harus ditunda. Sayapun bekerja keras untuk membuat kelas dan workshop online saya menjadi sesuatu yang bisa berguna bagi murid-murid dan teman-teman saya yang ikut. Ini adalah effort yang lebih besar dari biasanya karena seperti kita tahu daya beli kita semua juga menurun karena seluruh dunia dilanda musibah.


Ketika masuk 2021 sayapun mulai merasakan burn out. Yang membantu saya untuk tetap kreatif adalah dedikasi dan konsistensi dari murid-murid regular saya yang selalu hadir di kelas online saya setiap minggu, maupun murid-murid yang yang rutin membeli video yoga saya (you know who you are!). Jadinya materi yang saya buat dari 2020 terasa kesinambungannya sampai ke 2021. Tapi terus terang di bulan Maret sebenarnya saya sudah mulai merasa kehabisan energi. Untungnya karena saya tertib menerapkan tinggal di rumah selama pandemi, energi saya hanya terpakai untuk urusan yoga. Demi menjaga energi saya untuk murid-murid, saya menerapkan jadwal yang cukup strict. Setiap hari saya wajib mengambil power nap dalam posisi Savasana sekitar 20-30 menit untuk recharge. Saya juga menambah hari libur saya; jadi selain saya day off di hari Rabu, saya ada day off darurat di hari Sabtu, dan saya juga day off setengah hari di hari Jumat dan Minggu. Selain hari-hari tersebut saya jadwal saya full untuk urusan video yoga (syuting dan berbagai hal lain sebagai penunjangnya seperti mengisi suara), website yoga saya (konten dan berbagai urusannya), sosial media dan tentunya kelas online.


Walaupun demikian, tentunya rasa burn out itu tetap bisa saya rasakan. Jadi akhirnya di bulan Mei saya memutuskan akan mengambil cuti panjang di bulan Agustus dan September. Saya sudah berjanji pada diri saya sendiri, untuk cuti tahun ini saya tidak akan menyelipkan training maupun traveling. Cuti panjang ini betul-betul akan saya gunakan untuk doing nothing. Ini adalah cita-cita yang dari dulu hanya bisa saya impikan tapi terus terang takut untuk direalisasikan. Setiap hari sejak bulan Mei saya perang antara pikiran saya yang tidak mau berhenti memberikan ide-ide dan rasa khawatir, dengan tubuh saya yang minta istirahat. Belum lagi jiwa saya juga memberikan kode-kode agar saya menjalankan apa yang selama ini saya sarankan ke murid-murid saya, yaitu take it easy. Apalagi saya selalu percaya bahwa istirahat itu pasti membuat kita recharge, sehingga pekerjaan kita akan lebih maksimal dalam jangka panjang.



Dengan kisah ini, izinkan saya pamit untuk cuti panjang dan semoga semua tulisan, video dan berbagai info yang saya sharing di website ini bisa membantu perjalanan yogamu. See you later in two months, dan terima kasih banyak untuk support mu sampai saat ini!

😊🤗


#yogawithchandrakj #ahimsabychandrakj #myahimsa #ahimsa2021 #yogajakartaselatan #ahimsa #settingintention #yoga #kisahyogasaya #yogajakarta #yogarimbabaca #kelasyoga #yoganujuhbulan #gowiththeflow #positivethinking #takeabreak #cuti #recharge #takeiteasy

30 tampilan0 komentar

Postingan Terakhir

Lihat Semua