Berbagai Cara Untuk Grounding Dengan Mengikuti Empat Elemen Unsur Alam

Berbagai Cara yang Saya Lakukan untuk Grounding.png

Berikut ini adalah beberapa cara mudah yang sering saya lakukan untuk dapat merasakan grounding pada saat saya rasanya tidak menjangkar ke bumi. Dari keempat cara di bawah ini ada yang saya lakukan tiap hari, dan ada yang saya lakukan pada saat rasanya butuh cara tersebut. 

  • Elemen air -> Mandi.

Mandi yang saya maksud di sini adalah membasuh tubuh dengan air; jadi bisa mandi dengan menyiramkan air ke tubuh memakai shower atau gayung, maupun berendam. 

 

Bagi saya, air selalu bisa memberikan ketenangan; dan dengan saya merasa tenang tentunya saya jadi merasa grounding dan hadir di present moment. Berendam sebetulnya adalah pilihan ideal jika ada tempat dan waktunya. Tapi jika tidak bisa berendam, maka membasuh seluruh tubuh dengan air sudah cukup membuat saya bisa merasakan tubuh, pikiran dan perasaan dengan apa adanya tanpa membuat cerita yang ada menjadi lebih besar dari porsinya.

 

     Elemen tanah -> Membereskan tempat tidur dan Savasana.

Sejak awal pandemi tahun 2020, membereskan tempat tidur menjadi kegiatan wajib saya di pagi hari, padahal tentunya saya tidak kemana-mana. Tapi ternyata kegiatan ini sangat membantu saya untuk grounding dan membuat mood saya lebih positif di hari itu. 

 

Karena membereskan tempat tidur saya lakukan di pagi hari, jadi jika saya baru merasa tidak grounding di siang atau sore hari dan tempat tidur sudah beres, saya biasanya melakukan Savasana atau power nap. Jika saya hanya berbaring dengan mata terpejam, saya anggap hanya Savasana karena terus terang pikiran saya seringkali masih ramai, tapi saya paksakan agar fokusnya pindah ke napas untuk beberapa menit. Jika akhirnya pikiran saya bisa tenang, kadang saya bisa tertidur sejenak sekitar 20-30 menit dan berhasil mendapatkan power nap yang berkualitas. 

 

Istilah “home” yang bisa diartikan secara bebas dalam Bahasa Indonesia sebagai rumah atau pulang (ke rumah) bagi saya terasa sebagai elemen tanah. Oleh sebab itu kedua kegiatan di atas bagi saya elemennya tanah karena keduanya pasti saya lakukan di rumah. 

 

  • Elemen api -> Olahraga yang membuat tubuh berkeringat.

Bagi saya latihan olah tubuh yang membuat saya berkeringat adalah booster untuk membantu saya grounding karena sudah pasti tubuh terasa lelah tapi pikiran segar. Inilah alasan saya kenapa hampir semua kelas yoga yang saya berikan pasti saya selipkan core practice

 

Olahraga yang membuat keringat keluar sangat terasa elemen apinya karena tubuh rasanya panas dari dalam. Saran saya, jika kamu grounding dengan olahraga maka jangan lupa untuk cooling down sesudahnya.

 

  • Elemen udara -> Latihan napas dengan awareness.

Ini adalah cara yang paling praktis karena bisa dilakukan di mana saja, kapan saja, dan dengan durasi berapa saja. Contohnya, jika sebelum masuk online meeting kamu rasanya tidak grounding, maka sebelum menyalakan komputer/laptop kamu bisa duduk diam sejenak sambil menutup mata dan memperhatikan napas. Tidak perlu lama-lama tentunya, 10-20 napas saja sudah bisa membantu kamu mendapatkan rasa menjangkar di dirimu dan di present moment

 

Semoga beberapa cara di atas bisa membantu pada saat kamu tidak merasa grounding. Tentunya cara-cara di atas tidak baku; kamu pasti bisa menemukan cara grounding yang paling tepat untuk dirimu. Yang penting berani mencoba dan sabar untuk mengamati cara grounding yang sedang kamu pilih. 

 

Enjoy your observation and remember to always be gentle to yourself!